This must be one of the earliest recording of Adhaan (Azan) from Masjid Nabawi in Madinah in the year 1373H / 1950s
Sunday, 24 June 2007
Friday, 22 June 2007
100th
BTW this is my 100th post. Not that its a big deal. Its just that who would have known this blog would last this long after several failed attempts to keep it alive. :)
Have a good day everyone.
Thursday, 21 June 2007
today's post
Bye bye parking space. Tomorrow I cant park here anymore. uwaaaaa Its been taken away from me and now reserved for visitors. Not because I cant park as u can see from the pic heheheSee!
Remember my post kemarin pasal where to send email pasal hal-hal keugamaan.. here's another one, this time pasal menguap....
"Menguap.....semua orang menguap termasuk juga saya... tetapi kadang kala kita terlupa ataupun juga kita tidak tahu ataupun kita tidak mahu ambil tahu apakah keburukan menguap. Adapun kalau mengikut hukum, semasa menguap hendaklah kita menutup mulut ..... ini rasanya kebanyakan orang tahu,Alhamdullilah. ... kan manis gitu.. Tapi seperkara yang orang jarang berikan perhatian ialah bunyi yang keluar dihujung proses tersebut bunyinya pula pelbagai...huargh. ....huh.. ..haaah dan pelbagai bunyi menandakan kepuasan melakukan perbuatan menguap ini.
Mengikut penjelasan seorang ustaz yang saya temui baru2 ini setelah saya ditegur menguap sambil mengeluarkan bunyi yg agak kuat juga Syaitan sangat menyukai bunyi menguap bahkan bunyi itu merupakan satu hiburan bagi syaitan..? astarafilullah. .! begitu rupanya...lalainya saya.
Jadi pesan ustaz tersebut..bukan tidak boleh menguap tetapi janganlah mengeluarkan bunyi-bunyia tetapi ucapkanlah istirifar selepas menguap supaya kita tidak menjadi kawan syaitan menghiburkan syaitan-sukakah kita bila syaitan seronok? sudahlah seharian hidup kita ini penuh dengan dosa dan maksiat yang kadang2 tidak kita sedar,setidak2nya usaha kita yang sedikit ini dapat memperteguhkan dan memulihkan keimanan kepada ALLAH subhanawataala dan menjauhkan fitnah syaitan..."
So how am I supposed to know if this is true or not? Anybody knows where I can send this to? Kalau ada 'Ustaz online' kan bisai... heheh
"Menguap.....semua orang menguap termasuk juga saya... tetapi kadang kala kita terlupa ataupun juga kita tidak tahu ataupun kita tidak mahu ambil tahu apakah keburukan menguap. Adapun kalau mengikut hukum, semasa menguap hendaklah kita menutup mulut ..... ini rasanya kebanyakan orang tahu,Alhamdullilah. ... kan manis gitu.. Tapi seperkara yang orang jarang berikan perhatian ialah bunyi yang keluar dihujung proses tersebut bunyinya pula pelbagai...huargh. ....huh.. ..haaah dan pelbagai bunyi menandakan kepuasan melakukan perbuatan menguap ini.
Mengikut penjelasan seorang ustaz yang saya temui baru2 ini setelah saya ditegur menguap sambil mengeluarkan bunyi yg agak kuat juga Syaitan sangat menyukai bunyi menguap bahkan bunyi itu merupakan satu hiburan bagi syaitan..? astarafilullah. .! begitu rupanya...lalainya saya.
Jadi pesan ustaz tersebut..bukan tidak boleh menguap tetapi janganlah mengeluarkan bunyi-bunyia tetapi ucapkanlah istirifar selepas menguap supaya kita tidak menjadi kawan syaitan menghiburkan syaitan-sukakah kita bila syaitan seronok? sudahlah seharian hidup kita ini penuh dengan dosa dan maksiat yang kadang2 tidak kita sedar,setidak2nya usaha kita yang sedikit ini dapat memperteguhkan dan memulihkan keimanan kepada ALLAH subhanawataala dan menjauhkan fitnah syaitan..."
So how am I supposed to know if this is true or not? Anybody knows where I can send this to? Kalau ada 'Ustaz online' kan bisai... heheh
Wednesday, 20 June 2007
Alhamdulillah kulli hal
This is whats left of my mate Nabil's car as a result of Gonu cyclone in Oman. Kesian eh.. Kedia kan holiday ke Brunei & KL this August pun inda jadi coz he has to help his neighbours who didnt fare as well as him and his family. Very noble! Fortunately his house didnt incur much damage. And alhamdulillah his family apa semua selamat. Insyallah next time alright Nabil.
Verify and confirm
so I received this email earlier on today pasal Masjid al-Aqsa and Masjid al-Sakhrah. According to the email, kitani ani kana kana duped by those people yang inda bertanggungjawab lah. So aku ani wondering.. picaya kah inda this email. Who knows.. mengkali urang mengantar email ani pun sebenarnya yang inda responsible. mana tau ia pakai reverse psychology. heheh So anyway, tangah-tangah ku bepikir ani kan.. I just remembered I have a friend who works in the IT section of KHEU. So I thought I'd email him the content of the email and ask if he could forward it to the relevant section. Unfortunately, inda tah ku teunjar email nya ani. I lost it. Indapa.. so I decided to browse through pusat dakwah punya website and I found an email address. Sent it to them and hopfully they can get back to me with an explanation or at least the correct email address to send this sort of things. Though thinking about it now, I think I should've sent it to jabatan mufti ah. But indapa.. we'll see what happens. Kan Pusat Dakwah ani yang responsible for all the censorship of reading materials and stop all these penyebaran ajaran-ajaran sesat. Will keep you posted....
What I am trying to say is... Is there anywhere di Brunei ani that I can send such emails (email pasal hal-hal keugamaan ani lah) to? To ask for verifications and confirmations sama-ada banar kah inda what they are saying. In this email's case, which is the actual Masjid Al-Aqsa. Banar kah inda whoever is trying to do whatever is another story.....
bah karang lagi..
Assalamualaikum
What I am trying to say is... Is there anywhere di Brunei ani that I can send such emails (email pasal hal-hal keugamaan ani lah) to? To ask for verifications and confirmations sama-ada banar kah inda what they are saying. In this email's case, which is the actual Masjid Al-Aqsa. Banar kah inda whoever is trying to do whatever is another story.....
bah karang lagi..
Assalamualaikum
Tuesday, 19 June 2007
lontong oh lontong
Kemarin for lunch I had lontong at the cute little singaporean cafe d gadong. I think its called Ghalia & Ghazi. Nyaman jua lah.. ilang jua rasa tais liur atu.. Though it isnt the best lontong I've tasted. My colleague JJ makes the best lontong which rivals the ones in singapore. The only problem with that is, sh only makes them during raya. In the mean time, I have to make do with a substitute. Anybody knows where the best lontong is in Brunei? I've tried the Desa cafe in Serusop and the one at Rimba Horticulture centre. They're okay but not quite there yet. When I was in sigapore last year, I had lontong almost everyday of the week.

Have a good day everyone. Salaam alaikum
Subscribe to:
Posts (Atom)